Wednesday, October 22, 2003

Kau Tebar di Bumi dan Angkasa*

Pada dunia ini engkau telah menebar harum aroma

Wewangian yang engkau sembunyikan, masih ada.



Jutaan kegembiraan yang diingkari wangi aroma

Yang telah kau tebar di muka bumi dan angkasa.



Dari sinarnya sendiri dan panas yang berpancar

Engkau membakar fikiran dan jiwa pun berkobar.



Dari hidup yang tersembahkan, tersaji keindahan

Lorong tambang dan samudera kehilangan dingin.



Berjuta jiwa dengan wajah memancar terang

Yang membatas mengurung kegelapan ruang.



Engkau mengambil kebodohan yang jelas nyata

Dan memberi mereka keraguan: seperangkat jiwa.



Mereka memberi sendiri dengan tangan sendiri

Dengan rasamanis: darah yang menggenangi.



Hati yang penuh menemu hati yang terpatahkan

Yang takberhati menangis duh terbangkitkan.



Shams Tabriz dari kemurahhatian engkau

Pada kekasih telah kuserahkan kegilaanku.



Dari Diwani Shams Tabriz

Jalaluddin Rumi Syair ke-165.



* Judul dari HA.