Thursday, December 4, 2003

Dimana Dulu Kita Bertemu

"Dimana dulu kita bertemu?"



Di jingga senja, jalan pada peta

tak bernama, ketika kau letih

memunguti jejak-jejak sendiri,

dan tiba-tiba merasa kehilangan

segalanya, lalu kautemukan arah

satu-satunya: cahaya senyumnya

menyentuh mata, memintamu kesana.



"Dimana dulu kita bertemu?"



Di sepasang kursi putih, pantai

yang dirindui ombak dipeluki angin,

kau dan dia: bait kosong puisi

minta diisi, lalu ikhlas melebur

seluruh kata, menyusun bersama

frasa-frasa, lalu engkau sendiri

terperanjat waktu kembali mengejanya.



"Di mana dulu kita bertemu?"



Dimana? Pernahkan engkau mencatatnya,

ketika seluruh kapal singgah bertambat,

lalu menarik sauh ke negeri jauh dan

cuaca teduh. Kau dan dia: sepasang

nelayan menjaring doa, membangun rumah

kecil di dermaga dilabuhi badai reda.



Des 2003