Sunday, February 15, 2004

Peter Pan





: tomi lebang



/1/



Di taman Kensington, kami bertemuan.



Berkenalan. Dia tolak menjadi tua.

Aku sangat ingin jadi diriku sendiri.



"Namamu?"

"Peter Pan," kusebut sebuah samaran.



Lalu dia mengajak ke Neverland.

Aku tak minat ikutan, "Ngapain..."



Bukankah kegembiraan berterusan

adalah juga semacam siksaan?

Padanya ini kudustakan. Kudustakan.



/2/



Di taman Kensington, kami berpisahan.

"Kalau ada dongeng baru," kukatakan,

"kirimkan kepadaku lagi, ya, Teman...."



/3/



Maka di sinilah aku sambil nunggu,

tak juga ketemu yang lama dicari,

eh, malahan keasyikan di dalam

dongeng demi dongeng sendiri.



Feb 2004