Sunday, November 2, 2003

Mencari Pendeta dan Tak Berjumpa

Syair Li Po



Kujejaki jalan kecil mendaki

lembah berbukit, di sana kudapati

sebuah kuil, ada jembatan terselimuti

tebal lumut, dan di depan pintu

tak ada apa, hanya acak jejak burung;

di kamar pendeta tua

tak ada yang terjaga, dan aku

menatap keluar jendela

tak tampak apa, hanya kemoceng bulu

tergantung di dinding, berdebu;

aku menerawang kosong, bersiap pergi

tapi kembali lagi berkali kali,

melihat kabut basah di bukit-bukit

mengambang terbang, lalu

jatuh hujan cahaya bagai ada

yang mencurahkan bunga

dari langit, menggubah musik

dari bunyi sendiri; lalu jauh di sana

sampai juga suara jerit siamang, dan

bagiku serta merta dunia tak lagi

menyita mata, aku terpukau pada

keindahan mengepungku di sana.