Sunday, December 9, 2007

Aku Bawakan Mikaelstik Padamu!

jangan diam
nanti aku marah
kalau kulahap kau
aku enak
sekejap
aku sedih
kau jadi taik


("DAGING", Sutardji Calzoum Bachri)

BOSAN engkau stikatavistik yang itu-itu saja? Nah,
mari sini, aku bawakan Mikaelstik padamu. Cobalah!

Bagaimana caranya? Nah, mari sini aku ajarkan
resep Mikaelstik padamu. Cobalah. Nah. Cobalah!

1. Pastikanlah kau mendapatkan daging terbaik.
Bagaimanakah cara mendapatkan daging terbaik?
Kau dengar apa jawabnya ketika kau tanya dia,
"Daging, bagaimana cara nyawa keluar dari badan?"

2. Yakinkanlah pada daging itu ada luka yang
paling luka. Luka di semua seratnya. Luka di
semua sayatnya. Luka terbaik yang diciptakan
oleh pisau yang paling pisau yang paling luka.

3. Dapatkan tetes darah segar pada luka dari
daging itu. Tampung perihnya. Tabung jeritnya.
Timbang sakitnya. Tetak diamnya. Tombak lubang
nganganya. Lalu tebar ha ha ha ha ha-nya!

4. Siapkan arwahapi lantas kau berdukalah.
Asin airmatamu, biarlah mengucur ke nyala
daging, ke kobar daging, ke bara daging.

5. Tunggulah lalat-lalat dari surga, lalat
yang dulu kena tempeleng daging karena mencicip
lezat zat luka, lantas kau santaplah. Jangan
sedih, karena lidahmu luka. Luka di lidahmu
adalah cara terbaik untuk mengucapkan lukamu.
Lidah-lukamu adalah lidah terbaik yang bisa
mencerna luka dari daging stik-presentik, luka
dari daging stik-futuristik: Daging Mikaeltik.

Nah, aku bawakan Mikaelstik padamu! cobalah!