Wednesday, November 4, 2009

Beberapa Sajak yang Aku Pikir Seharusnya Aku yang Menulisnya (1)

Beberapa Sajak yang
Aku Pikir Seharusnya
Aku yang Menulisnya (1)


1. SEBUAH sajak yang sama sekali
padanya tak ada kata sakit atau
yang menyaran pada rasa itu. Seperti
pedih, perih, luka, atau aduh.

Tapi, bagiku itu adalah sajak
yang paling pedih, sajak tentang
rasa sakit yang paling sakit. Aku
seperti akrab sekali pada sakit itu.

"Lihat, dagingku menganga tertawa,"
kata sebuah bait di sajak itu. Aku
suka sekali diam-diam memetik bait itu.

Ingin sekali aku mengaku-aku, bahwa
akulah yang menulis sajak itu,
untukmu. Karena dengan begitu
aku berharap, kamu mengira, bahwa
aku sudah memahami rasa sakitmu.