Sunday, November 4, 2007



Kami bertiga: Raja Ali Haji, Aku, Sitok Srengenge (foto oleh Muhamad Badri)

-----------

Kata yang Bugil, Kita yang Degil
: Sitok Srengenge

SIAPA mengayuh perahu ke gemetar pelatar
      Kita gamang digayung goyang gelombang

Siapa memahat nomor dan alamat di pintu tua
     Kita sampai di tapak rumah dan sepah sejarah

Siapa raja menyulut api membakar istana
     Kita memungut bara, merendam dalam geram

Siapa pujangga dikubur di luar kubah istana
     Kita faham, syair tak bisa memindah letak makam

Siapa yang mengajar berahi pada bugil kata
     Kita lelaki yang bengal, pecinta yang degil

Siapa yang memberi nama pada setiap sia-sia
     Kita mengecupkan puisi pada rekah bibir  kata