Sunday, February 23, 2003

Engkau yang Terlipat, Sepi yang Tersisip



ketika dilipatnya engkau, mungkin ada Sepi yang

tersisip (melapis kenangan yang kau kekalkan)

ah, dia memang tak cermat merapikan hati:

kertas kosong untuk menulis puisi, tak ada lagi



di amplop itu cuma namamu, seperti di hatinya

tanpa perekat, prangko bergambar vas dan gunung

siap mengantar sebuah kabar ke alamat-alamatmu

kabar yang masihkah kau tunggu dengan rindu?



Feb2003