Saturday, March 20, 2004

Penyair kepada Kekasihnya

Maxwell Bodenheim



Gereja sewarna perak, menua di tepi hutan,

serupa itulah cintaku kepadamu, Kekasih.

Pepohonan menjaga di sekelilingnya

adalah kata-kata yang kucuri dari hatimu.

Lonceng tua sewarna perak juga

  adalah senyum terakhir darimu

menggantung tinggi di puncak gerejaku.

Lonceng yang berdentang, hanya bila

  engkau datang dari hutan itu,

lalu berdiri bersama di sisiku.

Tapi, tak perlu lagi ada lonceng itu,

karena suaramu jauh lebih merdu.







Poet to His Love



AN old silver church in a forest

Is my love for you.

The trees around it

Are words that I have stolen from your heart.

An old silver bell, the last smile you gave,

Hangs at the top of my church.

It rings only when you come through the forest

And stand beside it.

And then, it has no need for ringing,

For your voice takes its place.