Monday, January 13, 2003

Janin dalam Rahim Puisi





: di ruang praktek dokter kandungan.





Tuhan,

pindahkan saja janin

di kandungan itu ke mataku,

agar setiap sel yang membelah,

dapat kuiringi dengan ketakjubanku

pada-Mu.



Tuhan,

pindahkan saja janin

yang suci itu ke hatiku,

agar didengarnya setiap

doa yang kupintakan untuknya

dari-Mu.



Tuhan,

pindahkan saja janin

yang mukzizat itu ke jantungku,

agar kami bisa saling menyapa

sejak detak hidup yang

pertama.



Tuhan,

pindahkan saja janin

yang indah itu ke lidahku,

agar dirasakannya rindu yang

tak ikut terucap ketika kusebut-sebut

nama yang kupersiapkan untuknya.



tapi, jangan pindahkan ia

ke tangan dan bahuku, Tuhan.



Biar saja letih ini menjadi

rahasia seseorang yang terus

berikhtiar menjadi pengemban

amanat yang Kau hadiahkan.



Jan2003.