Monday, April 14, 2003

Musik yang Mengapung Mengepungku



Terjemahan Sajak

Music Swim Back To Me

Anne Sexton*




Tunggu, Tuan! Mana rumah? Mana jalan pulang?

Tak ada cahaya, mereka padamkan lampu

berontak gelap meronta di sudut.

Di ruang ini tak ada tinggal tanda,

hanya empat wanita renta, 80 lebih usia,

dibalut lampin tua.

La la la. Ah, mengapung musik mengepungku

kurasakan saja, mereka mainkan nada,

malamku yang tertinggalkan

di ruang sendiri ini, di bukit sunyi ini.



Bayangkan, Tuan. Sebuah radio dihidupkan

dan semua jiwa di sini sudah edan.

Tapi aku suka ini, dan ikut juga menggila -

menari berputar, berdansa melingkar.

Musik tumpah rasa melimpah

lalu dengan gayanya jenaka,

musik menemuku lebih dari aku.

Mengingat lebih dari apa yang dapat kuingat;

Malam, ketika pertama kuterkurung di sini.

Ini November yang dinginnya ketat mendekap;

Di langit, memang ada bintang-bintang mengerjap.

dan bulan itu terangnya berkilap,

menerjang jeruji, aku terperangkap,

dengan nyanyi di kepala menyekap.

Selebihnya tak ada. Kecuali lupa.



Aku terkunci di ini kursi, pukul 8 pagi.

Dan tak ada tanda, tak ada jalan membuka,

hanya radio tadi mendebur dada sendiri

dan lagu yang mengenang kenang,

lebih dari apa yang kukenang. Ah, la la la,

Mengapung musik mengepungku,

menari berputar, berdansa melingkar.

Tak lagi ada jeri gentar.

Nah, Tuan?