Monday, December 30, 2002

Yang Lebih Entah dari Semesta Puisi



: bagi nanang, pinang, moyank





apa yang lebih resah dari sejuta puisi?



tak ada, tapi hei, siapa kata itu, kata

yang mendesak di dalam lidah, kata yang

tak pernah bisa melafal bibir darah?



apa yang lebih entah dari semesta puisi?



tak ada, sebab siapa kini yang sudah

dan hendak berlelah-lelah mencari kata

mengasuh setiap ucap seperti sabda?



apa yang lebih nanah dari sedusta puisi?



tak ada, dan kau, penyair! tolong

jangan kau sebut lagi aku dalam puisimu

jika hanya memperparah luka Kata



apa yang lebih indah dari sebunga puisi?



tak ada, tak ada, di luar taman

terhambur kelopak-kelopak kata,

yang baru saja mekar disambar murka





des2002