Thursday, August 9, 2007

Kehilangan Celanadalam Hitam

DIA kehilangan celanadalam kesayangannya.
Dia lantas pasang iklan di koran poskota:

PULANGLAH HAI CELANADALAM HITAM
KAMI MERINDUKANMU SIANG & MALAM

Tengah malam rama sekali suara ketukan
di pintu kamarnya. "Permisi, kami mau
pulang, kami juga rindu padamu," kata
beberapa celanadalam. Mereka semua hitam.

Girang sekali dia. Semua celanadalam itu
dipersilahkannya langsung masuk ke kamar.

Keesokan harinya, di halamannya tampak
pemandangan yang tidak biasa: jemurannya
penuh dengan celanadalam hitam yang bersinar
cerlang cemerlang. Dan di selokan di depan
itu mengalir air cucian: warnanya merah,
dan berbau campursari aroma sabun dan darah.