Monday, July 17, 2006

Musim Bidadari, Musim Pelangi

DI negeri kami, ada musim pelangi.

Yakni ketika bidadari turun memeluk
dan mengecupi pipi-pipi. Mengajari
kaki-kaki kami menari. Menari. Menari.

Yakni ketika kami harus membuka pintu
dan menebarkan bunga-bunga di semua
lapangan sepanjang jalanan. Memekarkannya
jua di wajah kami, menyanyi. Dan Menyanyi.

"Bidadari jangan lekas tinggalkan kami."

Bidadari pun lupa pulang, sampai pelangi
menghilang. Dan langit yang telanjang
memanggil para bidadari kembali.



DI negeri kami, ada musim bidadari.

Yakni ketika langit tidak berpelangi
dan para perempuan memeluk dan dipeluk
para lelaki dengan sesungguhnya: Cinta.