Saturday, December 4, 2004

[Kata Penyair] Sajak Datang dan Pergi

MENJADI penyair, ah saya merasa tidak nyaman kalau menyebut diri sendiri sebagai penyair, karena itu lebih sebagai keinginanmu untuk menjadi. Saya kira menjadi penyair berbeda dengan menjadi penulis. Ada sesuatu yang khusus. Saya tak tahu darimana datangnya saja-sajak itu. Saya tak tahu kenapa puisi itu datang dan pergi. Sungguh, saya lebih suka menduga bahwa saya ini penerima saja, menunggu saja. Seperti sel telur menunggu pembuahan, sejauh saya bisa menyiagakan diri. Tapi kalau saya harus bicara apakah menulis puisi itu kini menjadi rutinitas buat saya, maka jawaban saya adalah saya sudah tidak menulis apa-apa selama 8 tahun, lalu sekarang saya menulis tiga sajak per hari. Tidak ada yang rutin di situ kan? Ya, begitulah yang terjadi.



* Michael Longley, penyair Irlandia kelahiran Belfast 27 Juli 1939.