Thursday, June 12, 2003

anakku bernama IKRA BHAKTIANANDA



Inikah jawabanmu pada semua rinduku?

Keras nyaring seru, kukuh kepal tinjumu

Runtuh luruh seluruh kurung sangsi

Anakku, mari beri kedua tanganmu



Bukan untukku - ini bagi waktu dan duniamu

Hidupmu sudah dimulai sejak sibak itu

Aku dan ibumu: rumah yang tabah menunggu

Kelak sejauh apa, kau kabari jejakmu



Tanah ranah seluas mimpimu

Ingin angan selapang khayalmu

Anakku, teruslah jangan lelah memburu

Nafasmu: hirup mesiu, hembus peluru!



Alir arusmu sederas doaku

Naik dakimu setinggi doaku

Datang sinarmu seterang doaku

Anakku, tangan-Nya menatih jalanmu.



8 Juni 2003