Thursday, November 13, 2008

Komentar Lain untuk Naskah Telimpuh

Produktivitas menulis puisi tergantung dari seberapa rajin menjumuti fenomena di sekitar kita --Apapun dan kapanpun. Tergantung dari sebarapa besar energi yang dihimpun untuk meruang dalam waktu. Hasan Aspahani adalah pemulung. Dia rajin memunguti apa saja yang ada di sekitarnya. Tapi, karena dia juga insinyur bahasa, maka fakta yang dipulung setiap hari (mungkin juga setiap detik) dia daur ulang menjadi kata yang kemudian dirangkainya menjadi kalimat puitis. Jadi, Telimpuh ini lahir dari laboratorium seorang pemulung fenomena yang fenomenal.

Samsudin Adlawi
Jurnalis dan Penggubah Syair
Banyuwangi, Jawa Timur



Puisi yang bagus adalah puisi yang hidup.Penuturan bahasa indah yang membuat pembaca larut di setiap bait-baitnya,ikut terlibat dalam setiap perasaan yang ditulis penulis. Penulis pun kaya akan imajinasi cerdas dan sumber inspirasi. Komik menjadi inspirasi rangkaian bait puisi yang indah dan penuh makna, penuturan istilah-istilah terasa lebih hidup dalam kamus empat kata, dan pelajaran arti kehidupan dapat kita dapatkan pada malaikat gawangnya.

Taurina Mulyati