Friday, October 19, 2007

Komentar untuk Sebuah Calon Buku



* Sampul ini desain saya. Tim Desain penerbit buku itu sedang merancang yang jauh lebih baik!

     Buku ini disajikan dalam bentuk tanya jawab imajiner antara seorang yang ingin jadi penyair dan seorang penyair-guru yang menjawab segala jenis pertanyaan. Semacam Frequently Asked Questions-nya puisi lah. Nah. Kalau banyak guru-guru sastra yang, alih-alih membuat siswanya pandai bersyair, malah membuat siswa-siswinya takut dengan puisi/sastra, maka buku ini memperlakukan puisi sebagai sesuatu yang bisa didekati dengan santai, jenaka, tapi intens. Dijamin, belum ada buku tentang puisi yang senakal ini!

* Wawan Eko Yulianto, penerjemah, tinggal di Malang

     Membaca buku ini ibarat melakukan sebuah napak tilas sebuah perjalanan. Banyak sekali hal yang dimunculkan yang menyegarkan kembali ingatan pada hal-hal yang banyak dilewatkan di sepanjang proses penulisan puisi. Dan mendalami arti sebuah karya seni berbentuk puisi itu sama sekali tidak pernah saya dapatkan pada sekolah-sekolah formal. Ini buku yang bisa benar-benar mengajarkan betapa puisi begitu bermakna dalam setiap proses penulisannya!

* Dedy Tri Riyadi, orang iklan di Jakarta, dan pengelola blog Toko Sepatu

     Ratusan pertanyaan yang menyusun buku ini sempurna mewakili pertanyaan mereka yang ingin mengenal, mencintai dan menulis puisi. Jawaban Hasan Aspahani atas pertanyaan-pertanyaan itu sangat memuaskan saya--juga tentu saja pembaca lainnya. Buku ini tidak hanya harus dibaca oleh penyair dan orang yang ingin jadi penyair tetapi juga penting bagi siapa saja termasuk orang yang hanya suka membaca puisi. Sehabis membaca buku ini memang tidaklah membuat kita serta-merta bisa jadi penyair, namun dijamin akan membuat kita jatuh cinta kepada puisi.

* M Aan Mansyur, pengelola kafe baca Biblioholic di Makassar, pemilik blog Pecandu Buku